Translate
Isi Blog
Pages
Twitter Admin
@firdausnandi
@fauzimahendry
@afdalazizi
@wahyu_sabtriono
@kiki_2CE
@fauzimahendry
@afdalazizi
@wahyu_sabtriono
@kiki_2CE
Total Pageviews
Ads 468x60px
Social Icons
Labels
- Kumpulan Foto
- ntah
- Postig Dari Fauzi
- Postig Dari Wahyu
- Rencana Acara
- Tips Dan Trik
Popular Posts
-
Gunung Maunea Kea thewatchers.adorraeli.com Salah satu gunung tertinggi di dunia yang pertama adalah Gunung Mauna Kea, gunung yang ...
-
Aktifita selanjutnya kita akan melaksanakan marry-making ke sungai hijau , yang akan di laksanakan antara tanggal 13,14,15 april (saat ...
-
Apakah Anda sedang mencari peluang usaha yang bisa dikerjakan lewat internet? Apakah Anda juga sedang berpikir untuk mencari cara memu...
-
1. Sate Petir dan Tongseng Petir Pak Nano Tenang, petir yang satu ini tidak membunuh melainkan akan memanjakan lidah para penikmat kul...
-
6. Jejamuran Resto Minuman dan-makanan benar-benar dari jamur semua. Jejamuran Resto telah terintegrasi dengan perkebunan jamur dan ...
-
JARINGAN Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Info...
-
Khasiat susu sapi ternyata banyak sekali. Susu yang banyak digemari anak-anak ini disebut juga darah putih bagi tubuh karena mengandung ...
-
https://www.dropbox.com/s/r3gnpdbnngmjrnn/Jadwal%20Kuliah%20TI%20Genap.pdf?dl=0
Featured Posts
Showing posts with label Postig Dari Wahyu. Show all posts
Khasiat susu sapi
Khasiat susu
sapi ternyata banyak sekali. Susu yang banyak digemari anak-anak ini disebut
juga darah putih bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan berbagai macam
asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam segelas susu terdapat antara
lain:
1. Potasium, yang menggerakkan dinding pembuluh darah agar tetap stabil, menghindarkan Anda dari penyakit darah tinggi dan jantung.
2. Zat besi, mempertahankan kulit tetap bersinar.
3. Tyrosine, mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak.
4. Kalsium, menguatkan tulang.
5. Magnesium, menguatkan jantung dan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah.
6. Yodium, meningkatkan kerja otak besar.
7. Seng, menyembuhkan luka dengan cepat.
8. Vitamin B2, meningkatkan ketajaman penglihatan.
1. Potasium, yang menggerakkan dinding pembuluh darah agar tetap stabil, menghindarkan Anda dari penyakit darah tinggi dan jantung.
2. Zat besi, mempertahankan kulit tetap bersinar.
3. Tyrosine, mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak.
4. Kalsium, menguatkan tulang.
5. Magnesium, menguatkan jantung dan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah.
6. Yodium, meningkatkan kerja otak besar.
7. Seng, menyembuhkan luka dengan cepat.
8. Vitamin B2, meningkatkan ketajaman penglihatan.
SAPI perah merupakan
ternak penghasil susu yang sangat dominan dibandingkan ternak perah lainnya.
Sapi perah sangat efisien dalam mengubah makanan ternak berupa konsentrat dan
hijauan menjadi susu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Di negara-negara
maju, sapi perah dipelihara dalam populasi yang tertinggi, karena merupakan
salah satu sumber kekuatan ekonomi bangsa. Sapi perah menghasilkan susu dengan
keseimbangan nutrisi sempurna yang tidak dapat digantikan bahan makanan lain.
Dalam SK Dirjen Peternakan No. 17 Tahun 1983, dijelaskan definisi susu adalah susu sapi yang meliputi susu segar, susu murni, susu pasteurisasi, dan susu sterilisasi. Susu segar adalah susu murni yang tidak mengalami proses pemanasan. Susu murni adalah cairan yang berasal dari ambing sapi sehat. Susu murni diperoleh dengan cara pemerahan yang benar, tanpa mengurangi atau menambah sesuatu komponen atau bahan lain.
Secara biologis, susu merupakan sekresi fisiologis kelenjar ambing sebagai makanan dan proteksi imunologis (immunological protection) bagi bayi mamalia.
Sejarah manusia mengonsumsi susu sapi telah dimulai sejak ribuan tahun sebelum masehi, ketika manusia mulai mendomestikasi ternak penghasil susu untuk dikonsumsi hasilnya. Daerah yang memiliki peradaban tinggi seperti Mesopotamia, Mesir, India, dan Yunani diduga sebagai daerah asal manusia pertama kali memelihara sapi perah.
Hal tersebut ditunjukkan dari berbagai bukti berupa sisa-sisa pahatan gambar sapi dan adanya kepercayaan masyarakat setempat yang menganggap sapi sebagai ternak suci. Pada saat itu pula susu telah diolah menjadi berbagai produk seperti mentega dan keju. Ketersediaan susu di zaman modern ini merupakan hasil perpaduan antara pengetahuan tentang susu yang telah berusia ribuan tahun dengan aplikasi teknologi dan ilmu pengetahuan modern.
Prof. Douglas Goff, seorang dairy scientist dari University of Guelph, Kanada menyatakan, komposisi susu terdiri atas air (water), lemak susu (milk fat), dan bahan kering tanpa lemak (solids nonfat). Kemudian, bahan kering tanpa lemak terbagi lagi menjadi protein, laktosa, mineral, asam (sitrat, format, asetat, laktat, oksalat), enzim (peroksidase, katalase, pospatase, lipase), gas (oksigen, nitrogen), dan vitamin (vit. A, vit. C, vit. D, tiamin, riboflavin). Persentase atau jumlah dari masing-masing komponen tersebut sangat bervariasi karena dipengaruhi berbagai faktor seperti faktor bangsa (breed) dari sapi.
Susu merupakan bahan pangan yang memiliki komponen spesifik seperti lemak susu, kasein (protein susu), dan laktosa (karbohidrat susu).
Lemak susu
Persentase lemak susu bervariasi antara 2,4% – 5,5%. Lemak susu terdiri atas trigliserida yang tersusun dari satu molekul gliserol dengan tiga molekul asam lemak (fatty acid) melalui ikatan-ikatan ester (ester bonds). Asam lemak susu berasal dari aktivitas mikrobiologi dalam rumen (lambung ruminansia) atau dari sintesis dalam sel sekretori. Asam lemak disusun rantai hidrokarbon dan golongan karboksil (carboxyl group). Salah satu contoh dari asam lemak susu adalah asam butirat (butyric acid) berbentuk asam lemak rantai pendek (short chain fatty acid) yang akan menyebabkan aroma tengik (rancid flavour) pada susu ketika asam butirat ini dipisahkan dari gliserol dengan enzim lipase.
Protein susu
Protein dalam susu mencapai 3,25%. Struktur primer protein terdiri atas rantai polipeptida dari asam-asam amino yang disatukan ikatan-ikatan peptida (peptide linkages). Beberapa protein spesifik menyusun protein susu. Kasein merupakan komponen protein yang terbesar dalam susu dan sisanya berupa whey protein. Kadar kasein pada protein susu mencapai 80%. Kasein terdiri atas beberapa fraksi seperti alpha-casein, betha-casein, dan kappa-casein. Kasein merupakan salah satu komponen organik yang berlimpah dalam susu bersama dengan lemak dan laktosa.
Kasein penting dikonsumsi karena mengandung komposisi asam amino yang dibutuhkan tubuh. Dalam kondisi asam (pH rendah), kasein akan mengendap karena memiliki kelarutan (solubility) rendah pada kondisi asam. Susu adalah bahan makanan penting, karena mengandung kasein yang merupakan protein berkualitas juga mudah dicerna (digestible) saluran pencernaan.
Kasein asam (acid casein) sangat ideal digunakan untuk kepentingan medis, nutrisi, dan produk-produk farmasi. Selain sebagai makanan, acid casein digunakan pula dalam industri pelapisan kertas (paper coating), cat, pabrik tekstil, perekat, dan kosmetik.
Pemanasan, pemberian enzim proteolitik (rennin), dan pengasaman dapat memisahkan kasein dengan whey protein. Selain itu, sentrifugasi pada susu dapat pula digunakan untuk memisahkan kasein. Setelah kasein dikeluarkan, maka protein lain yang tersisa dalam susu disebut whey protein.
Whey protein merupakan protein butiran (globular). Betha-lactoglobulin, alpha-lactalbumin, Immunoglobulin (Ig), dan Bovine Serum Albumin (BSA) adalah contoh dari whey protein. Alpha-lactalbumin merupakan protein penting dalam sintesis laktosa dan keberadaannya juga merupakan pokok dalam sintesis susu.
Dalam whey protein terkandung pula beberapa enzim, hormon, antibodi, faktor pertumbuhan (growth factor), dan pembawa zat gizi (nutrient transporter). Sebagian besar whey protein kurang tercerna dalam usus. Ketika whey protein tidak tercerna secara lengkap dalam usus, maka beberapa protein utuh dapat menstimulasi reaksi kekebalan sistemik. Peristiwa ini dikenal dengan alergi protein susu (milk protein allergy).
Karbohidrat susu
Karbohirat merupakan zat organik yang terdiri atas karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat dapat dikelompokan berdasarkan jumlah molekul gula-gula sederhana (simple sugars) dalam karbohidrat tersebut. Monosakarida, disakarida, dan polisakarida merupakan beberapa kelompok karbohidrat. Laktosa adalah karbohidrat utama susu dengan proporsi 4,6% dari total susu. Laktosa tergolong dalam disakarida yang disusun dua monosakarida, yaitu glukosa dan galaktosa. Rasa manis laktosa tidak semanis disakarida lainnya, semacam sukrosa. Rasa manis laktosa hanya seperenam kali rasa manis sukrosa.
Laktosa dapat memengaruhi tekanan osmosa susu, titik beku, dan titik didih. Keberadaan laktosa dalam susu merupakan salah satu keunikan dari susu itu sendiri, karena laktosa tidak terdapat di alam kecuali sebagai produk dari kelenjar susu. Laktosa merupakan zat makanan yang menyediakan energi bagi tubuh. Namun, laktosa ini harus dipecah menjadi glukosa dan galaktosa oleh enzim bernama laktase agar dapat diserap usus.
Enzim laktase merupakan enzim usus yang digunakan untuk menyerap dan mencerna laktosa dalam susu. Enzim adalah suatu zat yang bekerja sebagai katalis untuk melakukan perubahan kimiawi, tanpa diikuti perubahan enzim itu sendiri. Jika kekurangan enzim laktase dalam tubuhnya, manusia akan mengalami gangguan pencernaan pada saat mengonsumsi susu. Laktosa yang tidak tercerna akan terakumulasi dalam usus besar dan akan memengaruhi keseimbangan osmotis di dalamnya, sehingga air dapat memasuki usus. Peristiwa tersebut lazim dinamakan intoleransi laktosa.
Pada saat bayi, manusia memproduksi sejumlah banyak enzim laktase untuk mencerna susu. Namun, enzim laktase ini biasanya berkurang pada saat dewasa yang pada akhirnya menyebabkan manusia tersebut tidak mampu mencerna laktosa. Kejadian ini biasanya terjadi pada seseorang yang tidak terbiasa mengonsumsi susu segar sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari. Akibatnya pada saat dewasa tidak memiliki kekebalan terhadap laktosa, sehingga orang tersebut akan takut mengonsumsi susu segar. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara mengubah susu menjadi produk lain seperti yoghurt. Pada yoghurt, laktosa dipecah menjadi lebih sederhana dengan bantuan bakteri. Intoleransi laktosa disebabkan pula pengaruh genetik.
Tag :
Postig Dari Wahyu,
cara mengajar yang baik
2.2.1Pendidikan
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta
didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatanspiritual keagamaan. Pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan keakhlakan mulia serta ketrampilan yang diprlukan diri
nya,masyarakat,
bangsa dan negara UU RI No. 20 Tahun 2003 (DepkesRI, 2003). Pendidikan adalah upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain untuk baik dari individu,
kelompok atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan
oleh pelaku pendidikan (Notoatmodjo, 2005).
a.Pendidikan
formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan
berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah,
pendidikan tinggi.
b.Pendidik informal
adalah jalur pendidikan keluarga danlingkungan
pendidikan informal merupakan pendidikan yangdilakukan diluar sekolah secara
potensial dapat membantu dan menggantikan
pendidikan formal dalam aspek tertentu.
c.
Pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikanformal
yang dapat dilakukan secara berstruktur dan berjenjang.Makin tinggi tingkat
pendidikan seseorang makin mudahmenerima
informasi sehingga diharapkan makin banyak pula pengetahuan yang
dimiliki. Dapat diartikan bahwa pendidikan sangat
mempengaruhi perilaku seseorang. Jadi dapat dikatakan bahwa
pendidikan itu membuat manusia dapat mengisi kehidupannya
untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan.Pendidikan diperlukan untuk mendapatkan informasi misalnya hal-hal yang menunjang kesehatan, sehingga dapat
meningkatkankesehatan dan kualitas
hidup. Sejalan pendapat dari Nursalam dan Siti Priyani (2002) yang mengatakan bahwa pada umumnya pengetahuan
seseorangdipengaruhi oleh pendidikan
yang pernah diterima, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin baik
pula tingkat pengetahuannya. Pada umumnya semakin tinggi pendidikan
seseorang, semakin baik pula tingkat
pengetahuannya Di Surakarta
menyatakan bahwa ada hubungan positif diantara pendidikan wanita dengan
penggunaan kontrasepsi yakni makin tinggi
pendidikan wanita makin tinggi proporsi
wanita yang menggunakan kontrasepsi,
bahwa ada hububgan positif antara pendidikan wanita dengan pengguna
kontrasepsi (Sambito dalamFadlun, 2007). Berdasarkan
penelitian yang dilakukan oleh (Gungde dalam Latun,
2009) di salah satu bidan praktik swasta di Surabaya,terdapat hubungan
yang bermakna antara pengguna kontrasepsi dengan
tingkat pendidikan.
Hasil
penelitian yang dilakukan oleh Dewi, (2011)didapatkan bahwa sebagian besar
akseptor mempunyai tingkat pendidikan menengah sebesar 47,6% dan sebagian
merupakan akseptor lama sebesar 52,4%. Ada hubungan tingkat pendidikan ibu
dengan pemilihan alat kontrasepsi, sehingga semakin tinggi tingkat pendidikan ibu
akan menambah pengetahuan ibu dalam memilih
alat kontrasepsi yang cocok untuk dirinya.
.2.2Umur Setionegoro dalam
Yuliasri (2010) mengatakan bahwa umur <20
tahun adalah umur belum dewasa, 21 – 29 tahun dewasa muda,sedangkan umur 30 – > 40 tahun adalah dewasa
penuh. Padaumumnya umur akan mempengaruhi seseorang dalam
menentukan pemilihan alat kontrasepsi karena biasanya ibu dengan usia muda(baru pertama kali menggunakan alat kontrasepsi)
akan cenderungmemilih alat
kontrasepsi yang kebanyakan orang pakai.Menurut Novia (2008), sebagai salah satu upaya untuk dapatlebih
menurunkan angka kebutuhan keluarga berencana yang belumterpenuhi (
unmet
need
) didefinisikan
sebagai kesenjangan antara niatwanita usia
reproduksi dengan perilaku penggunaan kontrasepsi
unmet need
,
maka pemenuhan kebutuhan pelayanan KB utamanyayang bertujuan
untuk pembatasan kelahiran harus lebihmengutamakan
kelompok wanita 35 – 39 tahun dan 40 – 44 tahun.
Jika kita tinjau dari
kelompok umur, keinginan untuk memilikianak sangat tinggi. Dikalangan mereka
yang berusia 15 – 29 tahun(hampir) 38%, sedangkan pada mereka yang berusia 30 –
49 tahun proposi sekitar 17%. Keinginan yang tinggi untuk memiliki
anak dikalangan wanita muda ini
dikarenakan mereka belum memiliki anak atau jumlah anak yang mereka
miliki belum dirasakan cukup. Di sisilain,
bagi kelompok usia tua (30 tahun ke atas) yang masihmenginginkan anak nampaknya perlu dicermati karena
diantaramereka ini telah memiliki
anak lebih dari dua (BPS dalam Latun,2009).Menurut
Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI dalamFadlun, 2009) usia wanita yang
paling banyak menjadi akseptor KByaitu 30 –
34 tahun sebesar 16,5% dan 25 – 29 tahun sebesar 15,65%.Hasil SDKI 1997 menunjukkan prevalensi kelahiran
pada ibu usiamuda makin menurun. Wanita yang berumur muda (< 30 th) lebihmemilih kontrasepsi suntikan.Salah satu
faktor yang mempengaruhi tingkat fertilitas adalahrata-rata umur pada kelahiran
anak pertama. Pada umumnya ibu yangmelahirkan
pada usia muda mempunyai anak banyak dan mempunyairesiko kesehatan yang
tinggi. Alat atau cara KB modern popular diantara
wanita disemua umur. Namun demikian, pemakaiankontrasepsi pada wanita yang berumur lanjut lebih rendah di bandingkan
mereka yang berumur 20-39 tahun. Wanita muda
cenderung menggunakan
cara suntik, pil, dan susuk KB. Sementaramereka yang lebih tua cenderung
memilih alat atau cara kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, tubektomi
wanita dan vasektomi pria(BPS dalam Latun,
2009).
2.2.3ParitasParitas
adalah jumlah anak yang dilahirkan, salah satu carauntuk
memperlambat tingkat pertumbuhan penduduk adalahmenurunkan tingkat kelahiran,
karena sejak awal pemerintahmelaksanakan program KB sebagai
instrument
untuk
menurunkantingkat kelahiran. Paritas muda cenderung menggunakan kontrasepsiketika mempunyai lebih sedikit anak. Sebagai
gambaran satu diantaratiga wanita yang berumur 45-49 tahun memakai
kontrasepsi setelahmempunyai empat anak
atau lebih (BPS dalam Latun, 2009).Pemakaian
kontrasepsi meningkat pesat dengan jumlah anak yang masih hidup, sebesar
7% pada wanita yang belum memilikianak68%pada anak wanita yang memiliki anak 3
atau 4 dan turunmenjadi 48% pada wanita dengan anak 5 atau lebih. Wanita yangmasih
muda mau menunda memiliki anak cenderung menggunakansuntik dan pil (BPS dalam Fadlun, 2008).Paritas adalah jumlah anak yang dilahirkan. Paritas2-3 merupakan paritas paling aman ditinjau dari
sudut kematianmaternal paritas I dan paritas tinggi (lebih tinggi dari
3) mempunyaiangka kematian maternal lebih tinggi. Lebih tinggi dapat ditangani
dengan
asuhan obstetrik lebih baik sedangkan resiko pada paritastinggi
dapat dikurangi atau di cegah dengan keluarga berencana.Kehamilan yang tidak
direncanakan World Fertility Survey yangdiadakan 40 negara sedang berkembang
menyatakan bahwa 20-60%wanita berkeluarga tidak ingin menambah jumlah anak
lagi. Namun50-75% dari jumlah ini ternyata
tidak menggunakan salah satu metodekontrasepsi
efektif. Sedangkan kehamilan yang tidak diinginkanmasih cukup besar (Winkjosastro, 2007).2.2.4PenghasilanPenghasilan adalah besar kecilnya penghasilan dipengaruhi olehmata
pencaharian/pekerjaan yang dilakukan. Penghasilan seorangindividu dapat
diartikan sebagai semua jenis penghasilan termasuk penghasilan yang
diperoleh tanpa memberikan sesuatu kegiatanapapun
yang diterima oleh penduduk suatu Negara. Penghasilanadalah perolehan
aktiva/sumber ekonomi dari pihak lain sebagaiimbalan atas penyerahan barang
dagangan, jasa/aktivitas-aktivitasusaha perusahaan lainnya (Wahyudin,
2000). Penghasilan sebagai jumlah balas jasa berupa upah atau gaji
keuntungan yang diterima berbagai faktor produksi. Penghasilan adalah
besarnya pendapatan/ penghasilan yang diterima oleh suami, istri dan anak
(bilaada) baik yang berasal dari penghasilan
pokok atau penghasilansampingan,
biasanya diukur dalam jumlah rupiah yang diterima setiap bulan.
Penggolongan
penghasilan berdasarkan jenisnya, penghasilandibedakan menjadi dua yaitu:a.Penghasilan
berupa barang, penghasilan berupa barangmerupakan segala
penghasilan yang diterimadalam bentuk barangdan jasa. Barang
dan jasa yang diterima dinilai dengan harga pasar sekalipun tidak diimbangi
ataupun disertai transaksi uangyang
menikmati barang dan jasa tersebut. Demikian juga pemerimaan barang
secara cuma-cuma, pembelian barang denganharga subsidi atau reduksi dari
majikan merupakan penghasilan berupa barang. b.Penghasilan berupa
uang, penghasilan berupa uang merupakan penghasilan yang diterima biasanya
sebagai balas jasa, misalnyadari majikan,
penghasilan bersih dari usaha sendiri dan pekerjaan bebas, penghasilan
dari penjualan barang-barang yang dipeliharadari halaman rumah, hasil investasi
seperti modal, tanah, uang pensiunan, jaminansosial serta keuntungan
sosial.
Tag :
Postig Dari Wahyu,
Tips Dan Trik,
tentang pemasangan internet
JARINGAN
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer
dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data
bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna
jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer
yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang
terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang
terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat
memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Daftar Isi:
- Sejarah Jaringan Komputer
- Jenis Jaringan Komputer
- Model Referensi OSI dan Standarisasi
- Topologi Jaringan Komputer
- Ethernet
Konsep jaringan
komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan
komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang
dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin
memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk
mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses
beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan
dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an
ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka
sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu
ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama
TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network)
komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri
ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi
komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang
sendiri-sendiri.

Gambar 1 Jaringan komputer model TSS
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban
pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa
sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed
Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer
mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa
terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses
distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi
komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan,
semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah
dari komputer pusat.

Gambar 2 Jaringan komputer model
distributed processing
Selanjutnya ketika harga-harga komputer
kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka
penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani
proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System)
saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi
jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet
mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan
dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
Secara umum jaringan komputer dibagi
atas lima jenis, yaitu;
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
Untuk
menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah
aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang
yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan
penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak.
Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol.
Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International
Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama
model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian
diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan
model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
Model referensi
OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi.
Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam
membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model
referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
Tabel 1.
Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet
|
MODEL
OSI
|
TCP/IP
|
PROTOKOL
TCP/IP
|
|||
|
NO.
|
LAPISAN
|
NAMA
PROTOKOL
|
KEGUNAAN
|
||
|
7
|
Aplikasi
|
Aplikasi
|
DHCP (Dynamic Host Configuration
Protocol)
|
Protokol untuk distribusi IP pada
jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
|
|
|
DNS (Domain Name Server)
|
Data base nama domain mesin dan
nomer IP
|
||||
|
FTP (File Transfer Protocol)
|
Protokol untuk transfer file
|
||||
|
HTTP (HyperText Transfer Protocol)
|
Protokol untuk transfer file HTML
dan Web
|
||||
|
MIME (Multipurpose Internet Mail
Extention)
|
Protokol untuk mengirim file
binary dalam bentuk teks
|
||||
|
NNTP (Networ News Transfer
Protocol)
|
Protokol untuk menerima dan
mengirim newsgroup
|
||||
|
POP (Post Office Protocol)
|
Protokol untuk mengambil mail dari
server
|
||||
|
SMB (Server Message Block)
|
Protokol untuk transfer berbagai
server file DOS dan Windows
|
||||
|
6
|
Presentasi
|
SMTP (Simple Mail Transfer
Protocol)
|
Protokol untuk pertukaran mail
|
||
|
SNMP (Simple Network Management
Protocol)
|
Protokol untuk manejemen jaringan
|
||||
|
Telnet
|
Protokol untuk akses dari jarak
jauh
|
||||
|
TFTP (Trivial FTP)
|
Protokol untuk transfer file
|
||||
|
5
|
Sessi
|
NETBIOS (Network Basic Input
Output System)
|
BIOS jaringan standar
|
||
|
RPC (Remote Procedure Call)
|
Prosedur pemanggilan jarak jauh
|
||||
|
SOCKET
|
Input Output untuk network jenis
BSD-UNIX
|
||||
|
4
|
Transport
|
Transport
|
TCP (Transmission Control
Protocol)
|
Protokol pertukaran data
berorientasi (connection oriented)
|
|
|
UDP (User Datagram Protocol)
|
Protokol pertukaran data
non-orientasi (connectionless)
|
||||
|
3
|
Network
|
Internet
|
IP (Internet Protocol)
|
Protokol untuk menetapkan routing
|
|
|
RIP (Routing Information Protocol)
|
Protokol untuk memilih routing
|
||||
|
ARP (Address Resolution Protocol)
|
Protokol untuk mendapatkan
informasi hardware dari nomer IP
|
||||
|
RARP (Reverse ARP)
|
Protokol untuk mendapatkan
informasi nomer IP dari hardware
|
||||
|
2
|
Datalink
|
LLC
|
Network
Interface
|
PPP (Point to Point Protocol)
|
Protokol untuk point ke point
|
|
SLIP (Serial Line Internet
Protocol)
|
Protokol dengan menggunakan
sambungan serial
|
||||
|
MAC
|
Ethernet,
FDDI, ISDN, ATM
|
||||
|
1
|
Fisik
|
||||
Standarisasi masalah jaringan tidak
hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia
lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American
National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information
Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE
(Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di
Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar
yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh
IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang
tertera pada Tabel 2.
Tabel 2. Badan
pekerja di IEEE
|
WORKING
GROUP
|
BENTUK
KEGIATAN
|
|
IEEE802.1
|
Standarisasi interface
lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk
MAC (Medium Access Control)
dan LLC (Logical Link Control)
|
|
IEEE802.2
|
Standarisasi lapisan LLC
|
|
IEEE802.3
|
Standarisasi lapisan MAC
untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)
|
|
IEEE802.4
|
Standarisasi lapisan MAC
untuk Token Bus
|
|
IEEE802.5
|
Standarisasi lapisan MAC
untuk Token Ring
|
|
IEEE802.6
|
Standarisasi lapisan MAC
untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed
Queue Dual Bus.)
|
|
IEEE802.7
|
Grup pendukung BTAG
(Broadband Technical Advisory Group) pada LAN
|
|
IEEE802.8
|
Grup pendukung FOTAG (Fiber
Optic Technical Advisory Group.)
|
|
IEEE802.9
|
Standarisasi ISDN
(Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN
|
|
IEEE802.10
|
Standarisasi masalah
pengamanan jaringan (LAN Security.)
|
|
IEEE802.11
|
Standarisasi masalah
wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3
|
|
IEEE802.12
|
Standarisasi masalah
100VG-AnyLAN
|
|
IEEE802.14
|
Standarisasi masalah
protocol CATV
|
TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi adalah
suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga
membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring,
star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan
kelebihan dan kekurangannya sendiri.
- Topologi BUS

Topologi bus terlihat pada skema di atas. Terdapat
keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
Kerugian:
- Hemat
kabel
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Layout kabel
sederhana -
Kepadatan lalu lintas
- Mudah
dikembangkan
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh
- Topologi TokenRING

Topologi TokenRING terlihat pada skema di atas. Metode
token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer
sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang
sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan
setiap
informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
Kerugian:
- Hemat
kabel
- Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih kaku
- Topologi STAR

Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat
yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya.
Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun
sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka
setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut
tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe
ini yaitu:
Keuntungan:
- Paling
fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun
sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi
kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian:
- Boros
kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
- Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah
jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih
dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan
adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai
komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan
mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.
Ethernet adalah
sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah
implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision
Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di
Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan
sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di
ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada
dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base.
Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT,
dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.
Pada metoda
CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama
memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh
host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain
dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan
mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya
yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan
efektif bisa digunakan secara bergantian.
Untuk menentukan
pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet
diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di
dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat
komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.
Gambar
3. Contoh ethernet address.
48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan
masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di
atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip
tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor
terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat
diperoleh di http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html
Tabel 3. Daftar vendor terkenal chip ethernet
|
NOMOR
KODE
|
NAMA
VENDOR
|
|
00:00:0C
|
Sisco System
|
|
00:00:1B
|
Novell
|
|
00:00:AA
|
Xerox
|
|
00:00:4C
|
NEC
|
|
00:00:74
|
Ricoh
|
|
08:08:08
|
3COM
|
|
08:00:07
|
Apple Computer
|
|
08:00:09
|
Hewlett Packard
|
|
08:00:20
|
Sun Microsystems
|
|
08:00:2B
|
DEC
|
|
08:00:5A
|
IBM
|
Dengan berdasarkan address ehternet,
maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha
memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.
- 10Base5
Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5
inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti pad Gambar 4.
Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kebelnya diberi
konsentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan
10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika
dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai panjang
maksimum 2,5 km.
Seperti pada Gambar 5, antara NIC (Network Interface Card)
yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan media
transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium
Attachment Unit). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment
hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor
15 pin.

Gambar 4. Jaringan dengan media 10Base5.

Gambar 5. Struktur 10Base5.
- 10Base2
Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur
jaringan berbentuk bus. (Gambar 6). Hanya saja kabel yang digunakan lebih
kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena
MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya
jaringan ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan
jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek,
sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m.
Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja.
Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media
transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai
jenis BNC.

Gambar 6. Jaringan dengan media 10Base5.

Gambar 7. Struktur 10Base2.
- 10BaseT
Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur
bintang (star) seperti terlihat di Gambar 8. Tidak diperlukan MAU kerena sudah
termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti konsentrator dan repeater
diperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan
maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai
4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.

Gambar 8. Jaringan dengan media 10BaseT.

Gambar 9. Struktur 10BaseT.
Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP
(Unshielded Twisted Pair) seperti kabel telepon di rumah-rumah. Saat ini kabel
UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai
kecepatan transmisi 100 Mbps. Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa
dilihat di Table 4.
Tabel 4. Jenis kabel UTP dan aplikasinya.
|
KATEGORI
|
APLIKASI
|
|
Category
1
|
Dipakai untuk komunikasi
suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah
|
|
Category
2
|
Terdiri dari 4 pasang kabel
twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai
kecepatan 4 Mbps
|
|
Category
3
|
Bisa digunakan untuk
transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan
untuk Ethernet dan TokenRing
|
|
Category
4
|
Sama dengan category 3
tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps
|
|
Category
5
|
Bisa digunakan pada
kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk
FastEthernet (100Base) atau
network ATM
|
- 10BaseF
Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk
star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya,
maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai
20 kali (2000 m). Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF,
untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang
berbeda.

Gambar 10. Struktur 10BaseF.

Gambar 11. Foto NIC jenis 10Base5, 10Base2, dan 10BaseT.
- Fast Ethernet (100BaseT series)
Selai jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis
ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis
berdasarkan metode akses datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX,
dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip
pendahulunya (seri 10Base) antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk
menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan
lain sebagainya.
Pada jaringan ethernet banyak digunakan alat-alat seperti
Hub, Bridge, Repeater, Switch, Router, dan lain-lain yang berguna untuk
menghubungkan terminal-terminal yang ada didalam jaringan tersebut. Semua
peralatan tersebut bekerja dengan protokol ethernet.
Protokol untuk jaringan yang saat
ini banyak dipakai adalah protokol ethernet atau IEEE 802.3. Protokol ini
menggunakan mekanisme yang disebut Carrier Sense Multiple Access Collision
Detection (CSMA/CD).
Prinsip kerja protokol ini seaktu
akan mengirimkan data secara bersamaan, maka akan terjadi tabrakan atau
collision. Semakin banyak terminal yang ada dalam suatu jaringan ethernet maka
akan semakin besar kemungkinan terjadinya collision.
Hub digunakan untuk menghubungkan
terminal-terminal dalam suatu jaringan., tetapi jika terminal didalam jaringan
bertambah banyak, lama-lama kinerja jaringan tersebut akan menurun karena akan
banyak terjadi collision. Untuk itulah bridge dibuat.

Bridge membagi jaringan ethernet
menjadi multiple collision-domain, caranya adalah dengan membagi jaringan
tersebut menjadi dua bagian sehingga menjadi tidak terlalu besar. Komunikasi
yang terjadi di satu sisi hanya akan ada di sisi tersebut kecuali jika data
yang dikirimkan memang akan ditujukan ke sisi lain dari bridge. Hal ini akan
mengurangi beban dari jaringan tersebut sehingga collision pun dapat dikurangi.

Bridge tidak memperdulikan protokol
yang dipakai dalam jaringan tersebut (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dan
lain-lain). Hal ini dapat menjadi kuntungan sekaligus kerugian. Keuntungannya,
karena bekerja pada level yang sederhana, bridhge mampu beroperasi dengan
kecepatan tinggi, tetapi karena brifge tidak memperdulikan data yang
melewatinya, maka kontrol terhadap operasinya tidak ada. karena inilah kemudian
muncul yang namanya router.
Router bekerja pada level network
layer, sehingga dapat mengenali jenis protokol yang digunakan dalam jaringan.
Oleh karena itu, router dapat memakai aturan-aturan tertentu untuk data-data
yang melewatinya. Karena kemampuannya itu, maka router beguna untuk
menyambungkan jaringan-jaringan yang digunakan untuk berbagai tujuan oleh
berbagai organisasi.
Pada router, filter dapat dibuat
untuk membatasi hanya data-data tertentu yang boleh masuk dan menolak data
lain. ROuter dapat digunakan untuk meneruskan data kesuatu koneksi tertentu dan
data lain ke koneksi yang lain sesuai dengan arah tujuan data tersebut.

dengan adanya fasilita ini, tentu
ada harga yang harus dibayar, semakin detail suatu router menyaring data yang
melewatinya, maka semakin lama data tersebut berada di router tersebut sebelum
dikirim ke tujuannya. Semakin canggih suatu router tentu harganya juga semakin
mahal.
{jcomments
on}
Media jaringan komputer secara garis besar terbagi atas 2
1. Jaringan dengan media Kabel.
Jaringan ini menggunakan kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.
Jenis kabel yang digunakan pun bermacam-macam antara lain:
1). Kabel tembaga.
Contoh: Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), Kabel telepon, STP(Shielded Twisted Pair), Kabel coaxial.
Kelebihan jaringan komputer dengan menggunakan kabel jenis ini adalah:
- Koneksi yang sangat stabil dengan kecepatan yang cukup tinggi bisa mencapai 10Gbps terutama kabel UTP
- Biaya serta peralatan instalasi serta material kabelnya murah.
Kekurangannya adalah:
- Instalasi jaringannya cukup repot dan membutuhkan pengerjaan yang sangat teliti dan cermat dan harus penuh perhitungan terutama untuk troubleshoot-nya
- Cukup rentan terhadap radiasi listrik yang kenal dengan EMF(Electromotive force)
- Jarak jangkauannya cukup terbatas, untuk UTP dan STP maksimum 100 meter ( dalam praktek bisa sampai 150 meter ) sedangkan untuk coaxial bisa mencapai 500 meter.
2)Fiber Optik (FO)
Jaringan FO merupakan jaringan terbaik terutama dalam hal jangakauannya yang bisa mencapai puluhan kilometer ( tanpa penguat atau system station penyambung ) dan juga kemampuannya dalam melewatkan data (100 Gbps) serta tidak akan terkena dampak dari radiasi listrik (EMF) sebab kabel ini menggunakan frekusensi cahaya yang dilewatkan melalui lensa-lensa super mikro yang ada dalam kabel tersebut.
Kekurangannya adalah terutama pada material kabelnya yang mahal dan peralatan instalasinya cukup mahal serta membutuhkan tenaga kerja yang berpengalaman.
2.Jaringan dengan media Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel atau wireless merupakan media yang menggunakan RADIO FREQUENCY (RF) sebagai media penghubung antara satu komputer dengan komputer lain.
Pembagian sangat beragam seperti :
1) Wi-fi menggunakan RF dengan frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz
2.) Jaringan Microwave menggunakan frekuesi di atas 3 GHz
3) Infra merah (IR)
4) GSM dengan General paket radio service(GPRS) dan juga 3G dan 3.5 G -nya
5) CDMA
6) VSAT
Kelebihan dari media ini sangat fleksibel dan bisa membuat user-nya bisa bergerak bebas ke mana saja selama sinyalnya masih bisa dijangkau. Untuk intalasinya tidak terlalu membutuhkan ruang yang luas dan tidak membutuhkan pekerjaan konstruksi yang merepotkan.
kemampuan melewatkan data juga sudah cukup tinggi untuk wi-fi yang menggunakan teknologi OFDM mencapai 14 Mbps .
Untuk VSAT bisa menjangkau lokasi yang sangat terpencil sekalipun.
Kelemahan jaringan ini adalah biaya perangkatnya masih mahal pemasangannya pun butuh tenaga yang berpengalaman. Kualitas dari daya hantar datanya tergantung pada sinyal yang diterima oleh perangkat receiver atau penerimanya
1. Jaringan dengan media Kabel.
Jaringan ini menggunakan kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.
Jenis kabel yang digunakan pun bermacam-macam antara lain:
1). Kabel tembaga.
Contoh: Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), Kabel telepon, STP(Shielded Twisted Pair), Kabel coaxial.
Kelebihan jaringan komputer dengan menggunakan kabel jenis ini adalah:
- Koneksi yang sangat stabil dengan kecepatan yang cukup tinggi bisa mencapai 10Gbps terutama kabel UTP
- Biaya serta peralatan instalasi serta material kabelnya murah.
Kekurangannya adalah:
- Instalasi jaringannya cukup repot dan membutuhkan pengerjaan yang sangat teliti dan cermat dan harus penuh perhitungan terutama untuk troubleshoot-nya
- Cukup rentan terhadap radiasi listrik yang kenal dengan EMF(Electromotive force)
- Jarak jangkauannya cukup terbatas, untuk UTP dan STP maksimum 100 meter ( dalam praktek bisa sampai 150 meter ) sedangkan untuk coaxial bisa mencapai 500 meter.
2)Fiber Optik (FO)
Jaringan FO merupakan jaringan terbaik terutama dalam hal jangakauannya yang bisa mencapai puluhan kilometer ( tanpa penguat atau system station penyambung ) dan juga kemampuannya dalam melewatkan data (100 Gbps) serta tidak akan terkena dampak dari radiasi listrik (EMF) sebab kabel ini menggunakan frekusensi cahaya yang dilewatkan melalui lensa-lensa super mikro yang ada dalam kabel tersebut.
Kekurangannya adalah terutama pada material kabelnya yang mahal dan peralatan instalasinya cukup mahal serta membutuhkan tenaga kerja yang berpengalaman.
2.Jaringan dengan media Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel atau wireless merupakan media yang menggunakan RADIO FREQUENCY (RF) sebagai media penghubung antara satu komputer dengan komputer lain.
Pembagian sangat beragam seperti :
1) Wi-fi menggunakan RF dengan frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz
2.) Jaringan Microwave menggunakan frekuesi di atas 3 GHz
3) Infra merah (IR)
4) GSM dengan General paket radio service(GPRS) dan juga 3G dan 3.5 G -nya
5) CDMA
6) VSAT
Kelebihan dari media ini sangat fleksibel dan bisa membuat user-nya bisa bergerak bebas ke mana saja selama sinyalnya masih bisa dijangkau. Untuk intalasinya tidak terlalu membutuhkan ruang yang luas dan tidak membutuhkan pekerjaan konstruksi yang merepotkan.
kemampuan melewatkan data juga sudah cukup tinggi untuk wi-fi yang menggunakan teknologi OFDM mencapai 14 Mbps .
Untuk VSAT bisa menjangkau lokasi yang sangat terpencil sekalipun.
Kelemahan jaringan ini adalah biaya perangkatnya masih mahal pemasangannya pun butuh tenaga yang berpengalaman. Kualitas dari daya hantar datanya tergantung pada sinyal yang diterima oleh perangkat receiver atau penerimanya
ROUTER
Router
bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router
menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat
alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul
untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal.

Sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Anda mungkin bingung dengan definisi di atas, tetapi untuk mudah diingat, Anda menggunakan router ketika akan menghubungkan jaringan komputer ke jaringan lain. Jaringan ini bisa berupa jaringan pribadi (LAN/WAN) atau jaringan publik (Internet).
Switch
SwitchBiasanya switch banyak
digunakan untuk jaringan LAN token star.Dan switch ini digunakan sebagai
repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e
) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat
routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi
dengan komputer lain dalam LAN.
Switch adalah hub pintar yang
mempunyai kemampuan untuk menentukantujuan MAC address dari packet. Daripada
melewatkan packet ke semuaport, switch meneruskannya ke port dimana ia
dialamatkan. Jadi, switchdapat secara drastis mengurangi traffic network.Switch
memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnyayang ia gunakan
untuk menentukan kemana harus mengirimkanpaketnya. Karena ia beroperasi pada
MAC address bukan pada IP address,switch secara umum lebih cepat daripada
sebuah
HUB
Hub adalah istilah umum yang
digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada
network. Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu
komputer danmentransmisikannya ke komputer yang lain. Sebuah hub bisa active
atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater; ia meregenerasi dan
mengirimkan sinyal yangdiperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak
sambungan; iamembagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke
seluruhnetwork.

Hub adalah central untuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.Kapabilitas yang disediakan hub central utnuk topologi star dan mengijinkan computer untuk terkoneksi. Dalam Jaringan komputer kita perlu hub yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkin bila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kita hanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimping dengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnya dengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerja dimana komputer2 tersebut akan dihubungkin dengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port2 yang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan berada di dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC.
Antar hub juga dapat saling berhubungan, ini disebut sebagai chaining melalui port uplink. Dengan adanya ini maka dapat meningkatkan kinerja jaringan yaitu dapat mengisolasi suatu komputer dari komputer lain.Hub akan mengirim paket ke semua komputer yang dihubungkan ke hub tersebut tetapi switch hanya akan melewatkan paket ke alamat yang dituju. Karena switch mempunyai kemampuan mendeteksi alamat komputer yang akan dituju. Jelas disini switch lebih aman dan lebih cepat.
Switch pada saat yang sama dapat menangani lebih dari satu koneksi. Tentu saja dengan kemampuan lebih seperti ini harga switch lebih mahal dari pada harga hub. Dengan adanya hub maupun switch sebagai penghubung maka banyak komputer dapat saling berhubungan. Bila tanpa hub atau switch untuk menghubungkan dua atau lebih komputer kita gunakan konektor BNC. Kecepatannya rendah. Tetapi dengan hubungan menggunakan RG45 dan Ethernet Card yang mendukung serta kemampuan hub ataupun switch yang mendukung maka kita dapat mendapatkan kecepatan). Hub adalah komponen dalam jaringan yang menghubungkan REPEATER (bekerja pada Physical Layer)Digunakan untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik suatu segmen jaringan.
Switch dan hub merupakan
komponen penting dalam jaringan. Keduanya berfungsi mentransfer data dalam
suatu jaringan.
Lalu apa perbedaan antara switch dan hub? Meskipun keduanya memiliki bentuk sama dan memiliki fungsi yang sama, namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar.
Lalu apa perbedaan antara switch dan hub? Meskipun keduanya memiliki bentuk sama dan memiliki fungsi yang sama, namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar.
Hub hanya bisa terjadi satu proses
transfer data pada satu saat. Ini terjadi karena pada suatu jaringan, sebelum
pengiriman data akan diawali dengan pemeriksaan apakah ada pengiriman data dari
pihak lain atau tidak. Jika ya, maka pengiriman data akan ditunda sebab jika
ada 2 pihak yang mentransfer data secara bersamaan, maka akan terjadi tabrakan
antar data (collision).
Lain lagi dengan switch. Switch
memungkinkan proses transfer data lebih dari satu pada saat bersamaan. Ini
disebabkan karena switch memiliki collision control di setia portnya. Berbeda
dengan hub yang hanya memiliki satu collision control.
BRIDGE
BRIDGE – bekerja pada Data Link
layer (2)Bridge mengatur (melalui filtering atau forwarding) frame data per
segmen, sehingga jika w/s 1 akan mengirim data ke w/s 2, frame tidak akan
diteruskan (forward) ke segmen 2. Hal ini mengakibatkan beban jalur setiap
segmen menjadi optimal, dan overhead traffic pada setiap segmen dapat
dikurangi..
Tag :
Postig Dari Wahyu,




